Dolar merosot pada imbal hasil AS yang lebih rendah, risalah pertemuan Fed

Dolar merosot terhadap rekan-rekan pada hari Rabu di tengah jatuhnya imbal hasil AS dan karena investor tetap berhati-hati menjelang risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve yang akan dirilis nanti di sesi.

Mata uang A.S. juga telah terbebani karena permintaan safe-haven untuk dolar cair telah surut pada optimisme bahwa putaran pembicaraan baru antara China dan Amerika Serikat akan membantu menyelesaikan konflik perdagangan mereka.

Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama adalah sentuhan lebih rendah di 96,495 setelah menumpahkan sekitar 0,4 persen semalam.

“Dolar dibebani dengan imbal hasil Treasury pada penurunan. Upaya para peserta untuk memperkirakan risalah pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) yang berpotensi dovish juga menjaga dolar tetap pada posisi defensif,” kata Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.

Benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun tajam ke level terendah 11-hari pada hari Selasa menjelang risalah pertemuan The Fed, yang dijadwalkan pada hari Rabu.

Risalah dari pertemuan Fed Januari akan diawasi ketat menyusul pernyataan dovish dari bank sentral pada pertemuan penetapan kebijakan Januari mereka.

Dolar stabil di ¥ 110,61, tidak dapat tetap dekat tertinggi 110,825 menyentuh hari sebelumnya setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan bank sentral siap untuk meningkatkan stimulus jika kenaikan tajam yen melukai perekonomian.

“Sulit bagi dolar untuk mempertahankan kenaikannya terhadap yen karena tekanan ke bawah dari hasil AS yang lebih rendah cukup kuat,” kata Ishizuki di Daiwa Securities.

Euro tidak berubah pada $ 1,1341 setelah naik 0,25 persen pada hari Selasa, ketika menyentuh puncak hampir dua minggu di $ 1,1358.

Pound secara efektif datar di $ 1,3063 setelah rally hari sebelumnya ke tertinggi dua minggu $ 1,3073.

Sterling telah melonjak lebih dari 1 persen pada hari Selasa dengan harapan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May akan membuat kemajuan dalam mencari perubahan dalam perjanjian Brexit dengan Uni Eropa. [POUND STERLING/]

Yuan Tiongkok lepas pantai memperpanjang kenaikan hari sebelumnya hingga menyentuh 6,74 per dolar, terkuat sejak 1 Februari.

Yuan telah terangkat pada hari Selasa setelah Bloomberg melaporkan bahwa mengatakan Amerika Serikat mendesak untuk menjaminkan janji dari China bahwa ia tidak akan mendevaluasi yuan sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *