Euro menyentuh level terendah dua bulan karena pasar menunggu untuk mengukur sikap kebijakan ECB

Euro tergelincir ke level terendah dua bulan pada hari Rabu. Karena pasar menunggu untuk mengukur sikap Bank Sentral Eropa pada kebijakan di tengah menggelembungkan harapan bahwa pada akhirnya bisa menurunkan suku bunga dan bergabung dengan tren pelonggaran global.

Mata uang umum sedikit berubah pada $ 1,1147 setelah menyentuh $ 1,1144. Terendah sejak 31 Mei. Mata uang itu telah kehilangan lebih dari 0,5% pada hari sebelumnya.

ECB mengadakan pertemuan kebijakan pada hari Kamis. Ekspektasi pasar bagi bank sentral untuk memangkas suku bunga sebesar 10 basis poin telah sedikit surut. Tetapi bank sentral masih berharap untuk memberikan panduan dovish, membuka jalan untuk pelonggaran pada bulan September.

“Upaya dalam pasar mata uang untuk menentukan harga dalam gerakan dovish atau bahasa oleh ECB telah mengumpulkan kecepatan selama beberapa hari terakhir, yang mengarah ke penurunan tajam euro.” Kata Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.

“Poin kunci belum tentu apakah ECB mengurangi minggu ini atau tidak. Tetapi bahasa apa (Presiden Mario) yang Draghi gunakan terkait dengan arah kebijakan.”

Euro juga terlihat terbebani ketika pound merosot ke level terendah dua tahun setelah Boris Johnson pada hari Selasa memenangkan kontes untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya dan mengangkat momok Brexit yang tidak setuju.

Sterling sedikit lebih rendah pada $ 1,2436. Di jalur untuk hari keempat berturut-turut turun dan mendekati $ 1,2382, palung dua tahun menyapu pekan lalu.

Dolar stabil di 108,230 yen. Didukung karena imbal hasil keuangan AS naik ke level tertinggi satu minggu di tengah surutnya penghindaran risiko investor menyusul beberapa kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan pejabat senior AS akan melakukan perjalanan ke Shanghai pada hari Senin untuk pertemuan perdagangan langsung dengan para pejabat Cina, Bloomberg melaporkan pada hari Selasa, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Greenback juga terangkat setelah Washington pada hari Selasa mencapai kesepakatan untuk mengangkat batas pinjaman pemerintah. Analis berpendapat peningkatan pinjaman A.S. akan memperketat pasokan uang dalam sistem perbankan negara dan pada gilirannya mendukung dolar.

Indeks dolar naik tipis ke tertinggi lima minggu di 97,746, mengikuti kenaikan hampir 0,5% pada hari sebelumnya.

Dolar Australia turun sekitar 0,15% ke level terendah 12 hari di $ 0,6992 terhadap greenback yang lebih kuat secara luas. TOKYO (Reuters)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *